✔ Cara Menulis Laporan Ptk Belahan I

A. Latar Belakang Masalah

Dalam menulis latar belakang problem penelitian tindakan kelas atau penelitian tindakan sekolah peneliti (guru atau npengawas sekolah)  sering terjebak menuliskan hal-hal yang tidak ada kaitannya dengan dengan judul, problem yang dibahas,  maupun solusi atau tindakan yang akan dilakukan.

Selain itu ada juga yang menciptakan pernyataan-pernyataan atau kutipan pendapat para jago pendidikan akan tetapi tidak terkait dengan problem dan dan pemecahannya.

Agar latar belakang yang ditulis dalam usulan maupun dalam laporan penelitian selaras dengan problem yang akan dipecahkan sekurang-kurangnya memuat 4 hal utama yang harus  tergambar dalam latar belakang tersebut yaitu:

Baca Juga

1. Menuliskan  gambaran kondisi ideal ( Das Solen) .

Kondisi ideal yang dimaksud adalah  kondisi berdasarkan standar  yang ditetapkan, kondisi berdasarkan kebijakan pemerintah sentra atau daerah, standar yang semestinya terjadi berdasarkan regulasi sekolah, atau standar yang ditetapkan guru, harapan-harapan,  kriteria-kriteria yang ditetapkan guru yang harus dicapai penerima didik

Misalnya kita mempunyai judul penelitian:

Upaya meningkatkan hasil mencar ilmu Matematika Siswa melalui Pendekatan Problem Basic Learning di SMAN X. 

Sesuai dengan judul tersebut maka latar belakang yang  akan diuraikan ialah kebijakan pemerintah terkait proses pembelajaran matematika, aturan-aturan, standar contoh dalam proses pembelajaran matematika, karakteristik pembelajaran matematika, tujuan pembelajaran matematika, indikator keberhasilan yang harus dicapai penerima didik, acara / media / alat / model / pendekatan  / metode / teknik yang dilakukan guru dan standar yang telah ditetapkan, hasil mencar ilmu yang seharusnya dicapai penerima didik dan lain-lain yang terkait dengan kondisi ideal.


2. Tuliskan gambaran Kondisi Nyata (Das Sein) 

yaitu kondisi riil yang dihadapi atau ditemukan guru dalam proses pembelajaran, hasil mencar ilmu penerima siswa sebelumnya atau kondisi faktual pencapaian hasil mencar ilmu yang ditetapkan. 

Data-data perihal kondisi proses pembelajaran dan hasil yang diperoleh penerima didik harus dijelaskan dengan bukti-bukti yang sanggup dipertanggungjawabkan, jelaskan dasar penulis menyatakan kondisi faktual itu rendah atau belum menggembirakan. 

Misalnya:

Jelaskan jumlah siswa dalam kelas tersebut;

Jelaskan berapa banyak atau % siswa yang tidak tuntas hasil belajarnya;

Apa contoh yang dipakai sebagai dasar menyampaikan hasil mencar ilmu siswa rendah;

Berikan analisis tentang  apa yang menciptakan kondisi tersebut terjadi atau tidak sesuai dengan cita-cita guru                   


3. Dampak /Akibat

Tuliskan tanggapan atau efek bila problem tersebut dibiarkan atau tidak segera di atasi, baik untuk kepentingan siswa, guru, orang tua, sekolah dalam jangka pendek maupun untuk jangka panjang, mutu sekolah dan gambaran sekolah ke masa depan.

4. Tuliskan solusi atau tindakan atau obat yang kan digunakan/terapkan untuk mengatasi problem tersebut, dengan alasan-alasan menentukan tindakan/solusi tersebut

a. Uraikan perlunya penulis melaksanakan perbaikan terhadap proses pembelajaran untuk meningkatkan hasil mencar ilmu siswa pada mata pelajaran tersebut.

b. Solusi atau tindakan yang akan diberikan untuk mengatasi permasalahan tersebut;

c. Alasan penulis menentukan solusi/ tindakan tersebut baik berdasarkan teori,  pengalaman orang lain teori; atau hasil-hasil penelitian terdahulu.

d. Tuliskan ketertarikan penulis dalam meneliti maslah tersebut dan menuangkannya dalam sebuah penelitian tindakan sekolah.

B. Identifikasi  Masalah  

Identifikasi problem tidak selalu ada dalam kepingan I, ada tidaknya tergantung kebutuhan untuk memaparkan ragam problem yang ditemukan.  tujuannya untuk mengenal lebih rinci masalah-masalah yang ditemukan dalam kondisi nyata

-Umumnya berupa pertanyaan

-Banyaknya pertanyaan lebih dari satu

-Banyaknya pertanyaan lebih banyak dari banyaknya rumusan masalah

-Kalimat tanya dimulai dari yang komplek (holistik) hingga yang spesifik (atomistik)

-Kalimat tanya tersebut tidak harus dijawab, sebab hanya sebagai identifikasi masalah

-Kalimat tanya tersebut harus mengacu/ mengandung variabel pada problem pokok


C.Pembatasan Masalah 

Diperlukan adanya pembatasan problem supaya penelitian lebih fokus. Secara umum kalau dicantumkan identifikasi problem maka harus diiringi dengan pembatasan masalah. Adapun gunanya untuk:


Langkah awal, membatasi banyaknya variabel yang diteliti, variabel apa saja.
Membatasi atau menjelaskan variabel terikat, contohnya untuk siswa mana, kelas berapa, semester kapan, tahun kapan, bahan apa dsb.

Membatasi atau menjelaskan variabel bebas, alat peraganya apa, apa yang dilakukan, siapa yang melakukan, kapan tindakan itu dilakukan.


D. Rumusan Masalah

Rumusan problem dituliskan dalam bentuk  pertanyaan dengan memakai tanda tanya (?). 

Ada dua kalimat tanya yang dipakai dalam perumusan problem yaitu kata tanya Apa .... dan Bagaimanakah....

Kata "Apakah"  digunakan  bila rumusan problem dimulai dengan variabel indakan ;  sedangkan kata  "Bagaimanakah "  bila rumusan masalah  dimulai dengan Variabel Harapan

Seperti contoh judul penelitian di atas maka rumusan problem sanggup dirumuskan sebagai berikut:

Apakah Pendekatan Problem Basic Learning dapat meningkatkan hasil mencar ilmu Matematika Siswa di SMAN X....

atau

Bagaimanakah Hasil Belajar Matematika Siswa  Meningkat dengan Pendekatan Problem Basic Learning  di SMAN X....

E. Manfaat Penelitian 

Manfaat penelitian tidak perlu dibentuk terlalu luas atau  muluk-muluk contohnya meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia, manfaat ibarat itu melampaui kemampuan si peneliti. Sebaiknya sanggup dibentuk ibarat berikut:


Bagi Guru, hasil penelitian ini sanggup dijadikan sebagai masukan untuk meningkatkan proses pembelajaran di kelas.”

Bagi Kepala Sekolah, hasil penelitian ini sanggup dijadikan contoh dalam menciptakan kebijakan perihal peningkatan kualitas sekolah.”

Bagi Siswa, hasil penelitian ini sanggup dijadikan pemicu motivasi mencar ilmu sehingga hasil mencar ilmu matematika meningkat”

Bagi Peneliti Lain, hasil penelitian ini sanggup dijadikan contoh dalam melaksanakan penelitian yang sejenis.”

Artikel Terkait

Belum ada Komentar untuk "✔ Cara Menulis Laporan Ptk Belahan I"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel